Perang Tarif

Perang Tarif

Sebelumnya Mentari (Indosat) menyerang XL dengan tarif Rp. 0 (waduk pisan… cuih), sekarang XL menyerang balik Rp. 0 itu bukan tarif.

Memang sih, tarif Rp. 0 itu bonus Rp. 5000 kalau kita pake telepon sebanyak Rp. 5000 juga. Weks tarif Rp. 0 dari mana om? pembodohan ituh!

XL juga kurang jelas kalo Rp. 1 itu setelah tarif menit pertama (standar). Halah halah… disusul operator ’3′ dan Telkomsel dengan SimpatiPede-nya, pada pede banting harga semua. Belum lagi Esia malah kasih iming-iming bagi-bagi duit.

Mau banting harga kayak gemana juga menurut saya sih masih tetep aja mahal wakakakakak… scam pisan.

Btw, silahkan dah kalo mau banting-bantingan harga. Asal jangan nipu dan membodohi masyarakat serta tingkatkan juga kualitas layanan.


 
Share this article!
Tag: , , , , , ,

2 Comments

  1. :ccsmoking: Memang, Telco dimana mana perang harga, karena mereka implementasi teknologinya jutaan milyar, tau balik modalnya kapan, demi subscriber yang banyak, akal akalan harga pun mulai bermain, padahal beda beberapa rupiah doang….. :cccool1:

    Raffaell’s last blog post..8 Resolusi di tahun 2008

  2. Bener sob. Mudah-mudahan akal-akalan itu tidak masuk dalam kategori membodohi atau menipu masayarakat :)

Leave a Response