Pada akhir masa nanti,
TUHAN TIDAK AKAN BERTANYA:
Apa yang telah kamu impikan?
Apa yang telah kamu pikirkan?
Apa yang telah kamu rencanakan?
Apa yang telah kamu mohon?
Tapi TUHAN AKAN BERTANYA:
Apa yang telah kamu lakukan?
Live in active voice, not the passive.
Think more about what you make happen than what happens to you.
Live in the indicative mood rather than subjective.
Be concerned with things as they are rather than as they might be.
Live in the present tense facing the duty at hand.
Without regret for the past or worry for the future.
— Unknown
Pada akhir masa nanti,
TUHAN TIDAK AKAN BERTANYA:
Apa yang telah kamu impikan?
Apa yang telah kamu pikirkan?
Apa yang telah kamu rencanakan?
Apa yang telah kamu mohon?
Tapi TUHAN AKAN BERTANYA:
Apa yang telah kamu lakukan?
Copas dari forum tetangga:
Racun pertama : Menghindar
Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Read more…
Selepas waktu pulang kerja, berkumpulah 4 orang sahabat dalam sebuah acara makan malam di sebuah restoran.
Elang, Sinta, Emon, dan Galib, mereka sudah bersahabat sejak di bangku SMA. Walau sekarang mereka memiliki pekerjaan yang berbeda dan sudah memiliki kehidupan masing-masing, mereka masih sering berkumpul.
Manusia menghabiskan waktu hidupnya untuk mencari kebahagiaan atau mencari sebuah kedamaian.
